Seperti biasa, setiap pagi aku sarapan pagi dengan keluarga kecilku. Namaku Gina. Aku anak ke dua dari tiga bersaudara. Kakakku bernama Bertha dan adikku bernama Oky. Anak ibuku perempuan semua. Tidak ada yang laki laki. Sebenarnya ibu ingin sekali memiliki anak laki-laki. Namun karena kondisi ekonomi kami yang tidak memungkinkan, maka ibu memutuskan untuk tidak hamil dulu sebelum kondisi ekonomi kami membaik.
Setelah sarapan pagi dengan roti, aku, kakaku, dan adikku berangkat ke sekolah , sekolah kami berbeda-beda. Aku siswi smp, kakakku sma dan adikku sd. Dan kami pun berpisah di pertigaan yang memisahkan antara sekolah sekolah kami. Dan jam 12 nanti saat lonceng pulang berbunyi kami haru berkumpul kembali di pertigaan dan pulang bersama-sama. Itu adalah pesan ibu agar kami pulang bersama dan tidak ada yang pulang terlambat.
Aku berjalan sendirian menuju sekolahku yang cukup jauh. Di desa kami belum ada kendaraan seperti di kota. Namun aku selalu berfikir positif, kalau berjalan itu membuat kita sehat. Sepanjang perjalanan juga aku bernyanyi agar menghilangkan rasa penatku saat berjalan sendirian.
Sesampainya di sekolah aku bertemu dengan karibku rina. Rumahku sebenarnya tak jauh dengannya , hanya 2 meter dari rumahku. Dia anak yang sangat baik, ramah, cantik pula. Aku selalu pulang bersamanya dan ia pulang terlebih dahulu karena aku masih harus menunggu kakak dan adikku di pertigaan.
‘ finaa, tunggu aku ! ‘ aku memanggil fina yang sudah hampir masuk ke dalam kelas.
‘ ng ? ‘ fina menoleh mencari cari dari mana datangnya suaraku, ia melihatku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar